bogorplus.id - Puluhan warga di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, terdampak kebocoran debu diduga dari pabrik semen PT Mortar Nasional Indonesia, Kamis (21/5/2026).
Sedikitnya 25 kepala keluarga mengalami gangguan kesehatan mulai dari mata perih, sakit kepala, tenggorokan sakit hingga sesak napas akibat permukiman tertutup debu tebal.
Salah satu korban, Devi (34), mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Kata dia, warga sempat panik setelah kawasan permukiman mendadak gelap dan dipenuhi debu semen.
“Awalnya saya pikir ledakan gas karena gelap banget, pas keluar ternyata debu dari pabrik semen, saya sampai nerobos debu buat berlindung,” ujar Devi saat dihubungi Bogorplus.id, Kamis (21/5/2026).
Ia menyebut insiden kali ini menjadi yang paling parah dibanding kejadian sebelumnya yang hanya menimbulkan polusi debu biasa. Warga menduga kebocoran terjadi akibat aktivitas produksi yang berlangsung hingga malam hari.
“Kayak abu vulkanik, serem banget seperti gunung meletus,” ujarnya.
Menurut Devi, cerobong pabrik mengarah langsung ke permukiman sehingga dampak terparah dirasakan warga yang tinggal paling dekat dengan lokasi pabrik.
Sejumlah warga kini menjalani pengobatan dan beberapa dirujuk ke rumah sakit akibat gangguan pernapasan.
Selain itu, warga juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian izin operasional pabrik yang disebut awalnya hanya diperuntukkan sebagai gudang, bukan lokasi produksi semen.

