BOGORPLUS.ID - Memasuki hari Senin, 15 Juni 2026, kondisi atmosfer di wilayah Jawa Timur diproyeksikan akan menunjukkan dinamika cuaca yang cukup beragam sepanjang hari. Perubahan kondisi ini mencakup spektrum dari kondisi cerah berawan hingga prediksi turunnya curah hujan dengan intensitas yang berbeda-beda.

Badan meteorologi memperkirakan bahwa intensitas curah hujan yang akan terjadi di beberapa titik akan bervariasi, mulai dari skala ringan hingga potensi hujan dengan intensitas lebat. Situasi ini menuntut kesiapan warga di seluruh kabupaten dan kota yang berada di bawah naungan Provinsi Jawa Timur dalam menghadapi potensi perubahan cuaca mendadak.

Selain variasi curah hujan, suhu udara dan tingkat kelembapan di berbagai wilayah juga menunjukkan grafik yang berbeda-beda secara signifikan. Masyarakat perlu mengantisipasi potensi munculnya cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang disertai sambaran petir dan angin kencang, terutama saat memasuki periode siang hingga malam hari.

Peta prakiraan cuaca yang rinci untuk tanggal 15 Juni 2026 ini berfungsi sebagai panduan penting bagi penduduk setempat untuk mengatur jadwal aktivitas mereka di luar ruangan. Beberapa area spesifik dilaporkan akan mengalami fenomena udara kabur yang dapat memengaruhi jarak pandang horizontal.

Kondisi udara kabur diprediksi akan menyelimuti wilayah Pacitan, dengan rentang suhu berkisar antara 21 hingga 26 derajat Celsius dan tingkat kelembapan udara yang sangat tinggi, mencapai 76 hingga 98 persen. Fenomena serupa juga diperkirakan akan terjadi di Trenggalek, di mana suhu berada di antara 21-26 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 78 hingga 99 persen.

Kabupaten Malang dan Bondowoso termasuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami kondisi udara kabur pada hari tersebut. Suhu di Malang tercatat berkisar antara 20 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan 60-96 persen, sementara Bondowoso memiliki suhu 21-28 derajat Celsius dan kelembapan udara 59-90 persen.

Kawasan Banyuwangi juga diprediksi tidak akan luput dari kondisi udara kabur, di mana temperatur lingkungan akan bergerak di angka 22 hingga 28 derajat Celsius, disertai kelembapan udara yang menyentuh 74 hingga 98 persen. Sementara itu, wilayah Lumajang diprediksi akan diguyur hujan berintensitas ringan, dengan suhu udara 22-27 derajat Celsius dan kelembapan 77-96 persen.

Sebagian besar kabupaten dan kota lainnya di Jawa Timur akan menghadapi cuaca yang cenderung bervariasi, dengan beberapa tempat mencatatkan tingkat suhu yang cukup tinggi. Ponorogo misalnya, akan mencatatkan suhu udara antara 23 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 60 hingga 94 persen.

Pergerakan suhu di Tulungagung diproyeksikan berada pada batas 23 hingga 29 derajat Celsius disertai kelembapan udara 66 hingga 98 persen, sementara Blitar akan mengalami temperatur harian dari 22 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara sebesar 64 hingga 94 persen.