bogorplus.id– Presiden Prabowo Subianto menerima CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (4/1).
Pertemuan tersebut menyoroti percepatan proyek strategis nasional, khususnya hilirisasi industri bernilai investasi ratusan triliun rupiah dan pengelolaan sampah berbasis energi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo memberi perhatian serius terhadap perkembangan proyek hilirisasi yang dijalankan Danantara.
Total nilai investasi proyek tersebut mencapai sekitar 6 miliar dolar AS atau setara Rp100 triliun dan akan segera memasuki tahap awal pelaksanaan.
“Dalam pertemuan tersebut dibahas tiga poin, yakni pertama, perkembangan lima titik proyek hilirisasi oleh Danantara yang akan melakukan groundbreaking di awal bulan depan,” kata Teddy dilansir dari antaranews.
Menurut Teddy, proyek hilirisasi itu akan tersebar di sejumlah provinsi dan dirancang untuk memperkuat struktur industri nasional.
Pemerintah menargetkan hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain hilirisasi, Presiden Prabowo dan Rosan Roeslani juga membahas perkembangan proyek waste to energy.
Program ini difokuskan pada penertiban pengelolaan sampah agar volume sampah terbuka dapat ditekan sekaligus diubah menjadi sumber energi yang bernilai ekonomi.