BOGORPLUS.ID - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) baru-baru ini melaksanakan aksi signifikan berupa pembersihan massal gulma air eceng gondok yang telah menutupi permukaan Sungai Citarum. Kegiatan ini difokuskan di wilayah Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, pada akhir pekan lalu.
Tindakan darurat ini diambil sebagai respons langsung terhadap keluhan masyarakat setempat mengenai dampak negatif dari pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali. Pertumbuhan masif gulma ini dilaporkan memicu peningkatan populasi nyamuk selama musim kemarau berlangsung.
Masalah yang terjadi adalah penutupan permukaan sungai secara rapat oleh jutaan batang eceng gondok, yang secara langsung menghambat akses perahu. Selain itu, kondisi ini juga merusak potensi wisata dan bisnis restoran terapung yang bergantung pada kelancaran perairan tersebut.
Kualitas air sungai yang menurun drastis, ditandai dengan dominasi tanaman air tersebut, menjadi dasar utama bagi korporasi untuk melakukan intervensi cepat. Permasalahan ekologis dan sosial ekonomi ini mendorong PLN IP untuk segera mengambil langkah konkret. Dilansir dari Detikcom, hal ini menjadi fokus utama kegiatan pembersihan tersebut.
Senior Manager PLN IP UBP Saguling, Doni Bakar, mengonfirmasi urgensi dari pembersihan tersebut. "Jadi memang eceng gondok ini banyak dikeluhkan, karena mengundang kemunculan nyamuk-nyamuk. Sehingga kita akhir pekan lalu melakukan pembersihan eceng gondok," jelasnya.
Doni Bakar menekankan bahwa kecepatan pertumbuhan gulma liar ini memerlukan strategi penanganan yang intensif dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pembersihan harus dilakukan secara periodik agar masalah tidak terulang kembali di titik-titik krusial.
Mengenai metode pembersihan yang diterapkan, PLN IP menggunakan kombinasi pendekatan untuk efisiensi maksimal. "Pembersihan eceng gondok harus dilakukan secara rutin. Sejauh ini memang masih dibersihkan menggunakan alat berat serta pengangkutan manual oleh personel lapangan," terangnya.
Selain upaya pembersihan fisik, manajemen PLN IP juga tengah menjajaki solusi jangka panjang yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi. Program pengelolaan berkelanjutan difokuskan untuk mengubah biomassa eceng gondok yang sudah diangkat menjadi komoditas bernilai ekonomis.
Hal ini diharapkan dapat membantu mengendalikan populasi gulma tersebut sekaligus memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat sekitar. Doni Bakar juga menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap lingkungan perairan. "Di sisi lain, kami juga selalu berusaha menjaga kualitas air perairan Waduk Saguling, karena keberadaan eceng gondok menjadi indikator penurunan kualitas air," ujarnya.





