BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden kecelakaan tunggal terjadi di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, pada Selasa (9/6/2026), melibatkan mobil angkutan umum yang dikenal sebagai petepete. Kendaraan tersebut membawa rombongan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat musibah tersebut terjadi.
Peristiwa nahas ini berlangsung sekitar pukul 12.40 Wita di area Takkalala, tepatnya di Jalan Poros Soppeng-Lapri, Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo. Mobil Suzuki Carry bernomor polisi DW 1910 AB itu dilaporkan terguling dan berakhir terbalik di dalam parit pinggir jalan.
Penyebab utama kecelakaan ini diidentifikasi berasal dari manuver mendadak yang dilakukan oleh pengemudi untuk menghindari adanya lubang di badan jalan. Upaya penghindaran tersebut mengakibatkan kendaraan kehilangan kendali dan oleng sebelum akhirnya terjun ke parit.
Akibat kecelakaan ini, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk sang pengemudi, yang segera memerlukan penanganan medis intensif. Korban luka tersebut kemudian dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemmamala untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Aparat kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan. Petugas dari unit Turjawali Satlantas Polres Soppeng langsung mengambil alih proses evakuasi terhadap para korban yang terjebak di dalam mobil.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Soppeng, Ipda Fahril Nurdin, menjelaskan kondisi para korban saat ditemukan oleh petugas di lapangan. "Mobil pete-pete yang mengangkut siswa SMP mengalami kecelakaan tunggal jatuh terbalik ke parit usai menghindari lubang," ujar Ipda Fahril Nurdin.
Ipda Fahril Nurdin menambahkan bahwa kondisi luka para korban bervariasi, mencakup cedera serius pada anggota gerak dan area dada. "Ada lima penumpang yang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya patah tangan, tiga sakit pada dada," ungkapnya.
Kendaraan tersebut dilaporkan sedang dalam perjalanan dari arah Kota Soppeng menuju daerah Takkalala sebelum insiden tragis itu terjadi. Ipda Fahril Nurdin mengonfirmasi kronologi awal saat ia dan timnya melihat langsung kondisi mobil yang sudah terbalik.
"Saat itu saya bersama anggota selesai melaksanakan pengamanan pasar dan melihat mobil tersebut sudah terbalik," kata Ipda Fahril Nurdin, menjelaskan bahwa mereka sedang bertugas di sekitar lokasi saat kecelakaan berlangsung.






.png)