BOGORPLUS.ID - Nasib Jakarta Garuda Jaya, wakil Indonesia di kompetisi bola voli tertinggi Asia, harus berakhir lebih cepat di turnamen bergengsi AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Mereka gagal melangkah lebih jauh setelah tersingkir di babak perempat final.

Kekalahan yang dialami tim Garuda Jaya terjadi setelah mereka berhadapan dengan salah satu tim terkuat dari Iran, yaitu Foolad Sirjan Iranian (FSI). Pertandingan ini menjadi penentu bagi langkah mereka di kompetisi tersebut.

Duel krusial tersebut dijadwalkan dan dilaksanakan di lokasi yang cukup representatif, yakni GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Kepastian mengenai penyingkiran mereka didapatkan setelah pertandingan selesai pada Kamis, 15 Mei 2026.

Dengan hasil ini, perjuangan Jakarta Garuda Jaya di ajang AVC Champions League 2026 secara resmi harus terhenti di fase perempat final. Mereka gagal mendapatkan tiket menuju babak semifinal yang menjadi tujuan utama kontestan.

Perjalanan tim voli Indonesia dianggap telah memberikan perlawanan yang berarti, meskipun pada akhirnya harus mengakui keunggulan tim asal Iran tersebut. Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi perkembangan bola voli nasional di kancah internasional.

Dilansir dari PORTAL7.CO.ID, kekalahan pahit ini diderita usai mereka berhadapan dengan tim tangguh asal Iran, Foolad Sirjan Iranian (FSI).

"Wakil Indonesia di kancah bola voli Asia, Jakarta Garuda Jaya, harus mengakhiri perjalanannya di AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 setelah tersisih di babak perempat final," demikian disampaikan dalam pemberitaan tersebut.

Pertandingan yang menentukan tersebut berlangsung pada hari Kamis, 15 Mei 2026, di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Ini merupakan momen penting yang menjadi akhir bagi ambisi Garuda Jaya di turnamen tersebut.

Kekalahan ini memastikan bahwa langkah Garuda Jaya terhenti dan gagal melaju lebih jauh ke babak semifinal kompetisi bergengsi tersebut. Hasil ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi kontingen Indonesia.