bogorplus.id- Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jawa Barat akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab ambruknya bangunan sekolah SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Hal ini disampaikan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman. Ia memerintahkan inspektorat untuk memdalami penyebab robahnya gedung sekolah tersebut.
“Kita akan lakukan pendalaman juga dan investigasi penyebabnya apakan human eror apakah faktor alam nanti kita akan dalami,”ujarnya saat ditemui di Kantor Bupati Bogor, Senin (3/11) malam.
Herman Suryatman menegaskan peristiwa sekolah amburuk di SMKN 1 Gunung Putri menjadi bahan catatan Provinsi Jawa Barat.
Sebab peristiwa serupa pernah terjadi di SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (10/9) lalu. Sebanyak 35 siswa terluka.
“Itu menjadi bahan catatan kami, kita harus dalami lebih lanjut kapan rehab terakhirnya apa karena kualitas atau memang faktkr alam, saya kira ini harus cermat ya tidak boleh sembarangan harus akuntabel,”katanya.
Menurutnya, penanganan utama saat ini adalah memastikan para siswa yang terluka mendapatkan perawatan dengan baik.
Kemudian, Pemrov Jabar juga berkomitmen akan melakukan rehabilitasi bangunan sekolah secepat mungkin agar dapat digunakan kembali oleh para siswa.
“Saya kira Gunernur sudah jelas ya, beliau mengintruksikan kami bergerak cepat tidak pake lama anak-anak diselamatkan mereka bisa pulih,”pungkasnya.