bogorplus.id– Pemerintah Kota Bogor mempercepat pemasangan kamera pengawas atau CCTV untuk memperkuat sistem pengawasan kota.
Saat ini, sekitar 110 titik CCTV telah terpasang di wilayah seluas 111 kilometer persegi, namun jumlah itu dinilai belum ideal untuk memantau seluruh ruang publik.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan pentingnya keberadaan CCTV dalam mendukung Command Center di Balai Kota, pusat pemantauan kota berbasis teknologi.
“Command Center untuk di Kota Bogor ini meskipun sudah tersambung lebih dari 110 CCTV, tapi untuk ukuran kota dengan luas 111 kilometer persegi ini masih sangat kurang,” ujar Dedie, Selasa (7/4/2026).
Pemkot Bogor mendorong kontribusi perusahaan operator dan provider telekomunikasi yang tengah terlibat dalam program beautifikasi kota, yakni penataan utilitas dengan menurunkan kabel udara ke tanah.
Melalui perjanjian kerja sama terbaru, kontribusi perusahaan diwujudkan dalam bentuk penyediaan CCTV.
Dedie menekankan manfaat CCTV bagi kebutuhan jangka panjang kota, dibanding opsi lain seperti paket data gratis atau wifi publik.
“Saya lebih prefer operator dan provider itu menyumbangkan CCTV saja, karena ini akan sangat membantu kita dalam memperkuat sistem pengawasan kota,” katanya.
Rencana pemasangan CCTV akan difokuskan di titik-titik strategis, terutama di koridor jalan utama Kota Bogor.

