bogorplus.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) SMART (Sasaran, Mobile, Adaptif, Responsif, dan Terintegrasi).
Inovasi ini dirancang untuk memperkuat sistem deteksi dini kesehatan masyarakat berbasis digital dan terintegrasi di Kota Bogor.
Pencanangan CKG SMART dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Paseban Sri Bima, Kompleks Balai Kota Bogor, Selasa (26/5/2026).
Dedie Rachim menjelaskan bahwa CKG SMART bukan sekadar layanan pemeriksaan kesehatan gratis biasa, melainkan sebuah terobosan digital yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena.
Data yang dihimpun dari program ini nantinya akan menjadi landasan perumusan kebijakan kesehatan Pemkot Bogor.
"CKG SMART ini terintegrasi secara digital. Semakin banyak warga yang berpartisipasi, maka data kesehatan masyarakat akan semakin lengkap, sehingga memudahkan pemerintah dalam menentukan arah kebijakan kesehatan yang tepat sasaran," ujar Dedie.
Ia menambahkan, sistem CKG SMART akan terhubung langsung dengan data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara aman dengan tetap menjamin kerahasiaan rekam medis pasien.
Berdasarkan data Dinkes, capaian Program CKG di Kota Bogor pada tahun 2025 sukses mencapai 49,62 persen, yang merupakan angka tertinggi di Jawa Barat.
Sementara itu, hingga menjelang akhir semester pertama tahun 2026, realisasi program telah menyentuh angka 21 persen.

