bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Bogor mulai menata ulang desain Rest Area Puncak di kawasan Gunung Mas, Cisarua, untuk meningkatkan fungsi kawasan wisata sekaligus mendukung rekayasa lalu lintas di jalur Puncak.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan penataan dilakukan dengan mengubah desain kawasan, termasuk membongkar sejumlah bangunan ruko agar bus-bus berukuran besar bisa masuk ke dalam rest area.
"Nanti akan ada beberapa bangunan ruko yang kami bongkar, kenapa harus kami bongkar? Itu bus besar masuk, enggak bisa, jadi, kami harus tata ulang," ujar Rudy kepada Bogorplus.id, Jumat (10/7/2026).
Menurut Rudy, penataan tersebut bertujuan mengintegrasikan Rest Area Puncak dengan kawasan wisata Gunung Mas.
Dengan begitu, bus wisata tidak lagi berhenti di bahu jalan, tetapi langsung masuk ke kawasan rest area sehingga diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Puncak.
Ia menegaskan pembangunan lanjutan tidak akan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemkab Bogor akan menggandeng investor melalui kolaborasi bersama BUMD Sayaga Wisata.
"Hari ini jangan bicara duit dari pemerintah. Kita harus kreatif, cari beberapa investor-investor yang mau berkolaborasi," tegasnya.
Sebagai bagian dari pengembangan kawasan, sebelumnya pada Juli 2024 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III telah menyetujui permohonan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menambah sekitar empat hektare lahan Rest Area Gunung Mas dari luas eksisting tujuh hektare guna mendukung penataan kawasan wisata Puncak.






.png)