bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) menerjunkan sebanyak 203 petugas pengamanan hewan kurban.
Langkah ini diambil untuk memperketat pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan di 1.339 titik pemotongan yang tersebar di 40 kecamatan selama pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat melepas petugas pengamanan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Senin (25/5).
Sebanyak 203 petugas yang dikerahkan terdiri atas 78 petugas medik dan paramedik, 25 petugas penyuluh swadaya, serta 100 mahasiswa dari IPB University dan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB.
Seluruh petugas tersebut akan bersiaga dan menjalankan tugasnya mulai H-45 hingga H+3 Iduladha.
Sekda Ajat menyampaikan bahwa pengamanan hewan kurban merupakan agenda rutin Pemkab Bogor guna memastikan seluruh proses ibadah kurban berjalan sesuai dengan syariat Islam.
Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk menjamin kesehatan dan keamanan daging kurban yang dikonsumsi oleh masyarakat.
“Tahun ini jumlah hewan kurban di Kabupaten Bogor diperkirakan mencapai kurang lebih 20.113 ekor dengan jumlah titik pemotongan sebanyak 1.339 lokasi. Tentunya angka tersebut menunjukkan besarnya tanggung jawab yang harus kita laksanakan bersama,” ujar Ajat.
Ajat menjelaskan, pengamanan hewan kurban yang masif ini tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah sendirian.

