bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai memfokuskan dukungan terhadap pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.
Pendampingan sertifikasi halal, pembinaan usaha hingga dukungan anggaran menjadi prioritas yang disiapkan pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi usai membuka Gebyar UMKM dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-544 di Cibinong City Mall, Senin (29/6).
Pria yang kerap disapa Jaro ini mengatakan sertifikasi halal menjadi salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan pelaku UMKM.
“Yang ditegaskan Pak Bupati, sertifikasi halal menjadi salah satu prioritas untuk dilakukan pendampingan dan intervensi pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurutnya, upaya menaikkan kelas UMKM tidak hanya bergantung pada bantuan modal. Pelaku usaha juga harus mendapatkan edukasi, pelatihan dan pembinaan agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas dan kemasan yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Ia menilai Kabupaten Bogor memiliki peluang besar untuk memasarkan produk lokal karena menjadi daerah tujuan wisata. Produk UMKM diharapkan dapat menjadi oleh-oleh sekaligus sarana promosi daerah.
“UMKM harus dipromosikan sebaik-baiknya. Dengan banyaknya wisatawan yang datang ke Kabupaten Bogor, produk lokal bisa ikut dikenal lebih luas,” katanya.
Pemkab Bogor juga menyiapkan dukungan dari sisi anggaran. Menurut Jaro, terdapat tiga langkah yang akan dilakukan, yakni pembinaan oleh dinas terkait, dukungan anggaran dari DPRD pada APBD 2027, serta kolaborasi dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.






.png)