bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercepat pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya segera dirasakan seluruh pelajar dan masyarakat rentan gizi di Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto*menegaskan bahwa program MBG merupakan prioritas nasional yang harus dijalankan dengan tata kelola yang transparan dan tepat sasaran.
Menurutnya, program ini merupakan prioritas Presiden dan harus dijalankan dengan serius, administrasi lengkap, serta mekanisme penggunaan bahan yang tepat.
“Semua pihak wajib mengawasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”ujarnya, Rabu (12/11).
Rudy menekankan pentingnya perencanaan matang, pengelolaan aset yang tertib, dan percepatan sertifikasi laik fungsi untuk seluruh dapur MBG yang telah dibangun.
Ia juga meminta agar lahan dan aset pemerintah daerah segera diinventarisasi, sehingga koordinasi antara koperasi desa Merah Putih dan dapur MBG berjalan optimal.
“Target kami, seluruh siswa di Kabupaten Bogor bisa menerima manfaat MBG. Ke depan, program ini juga akan diperluas untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak stunting,”ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty memaparkan bahwa dari total 288 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdata per 3 November 2025, sekitar 67% atau 195 SPPG telah mengikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji (PKPSS).
Pelatihan tersebut diikuti seluruh karyawan dengan rata-rata 47 pegawai per SPPG, sehingga partisipasi mencapai 100%.