bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat menangani longsor sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga yang sempat menutup akses warga.
Tak tanggung-tanggung, Pemkab Bogor mengalokasikan Rp25 miliar tahun ini untuk memperbaiki sistem pembuangan dan mengurangi dampak lingkungan dengan pendekatan Sanitary Landfill.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan bahwa kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Bapak Bupati sangat konsen terhadap masalah ini. Kami langsung turun ke lokasi untuk penanganan dan perapihan,”ujarnya, Senin (9/9).
Diketahui, bencana longsor itu disebabkan oleh tingginya curah hujan yang membuat tumpukan sampah tidak stabil.
Bahkan, kondisi TPA Galuga telah mendapatkan teguran dari Kementerian Lingkungan Hidup karena potensi dampaknya terhadap lingkungan dan warga sekitar.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor kini berkolaborasi dalam pengelolaan sampah.
“Kami telah menyediakan lahan seluas 6,5 hektare untuk mendukung penanganan sampah Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Ajat menambahkan, Pemkab Bogor juga sedang merancang solusi jangka panjang dengan pendekatan teknologi waste to energy, serta memperkuat kerja sama lintas wilayah.