bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengajak para purna bhakti Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui penguatan nilai spiritual, kebersamaan, dan keteladanan di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Bogor, Ade Jaya, saat mewakili Pemkab Bogor dalam kegiatan pengajian rutin Majelis Taklim Rukun Iman (MTRI) PWRI Kabupaten Bogor yang berlangsung di Gedung Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (7/1).
Ade Jaya menegaskan, pengajian rutin MTRI PWRI bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan tholabul ilmi bagi para purna bakti ASN.
“Pengajian ini adalah wadah penting untuk menjaga kebersamaan dan memperdalam ilmu. Pengalaman serta pengetahuan para purna bakti merupakan aset berharga yang dapat terus diamalkan dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Ia menekankan, pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para purna bhakti ASN yang tergabung dalam PWRI.
“Pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Para purna bakti memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi pemikiran, keteladanan, serta nilai-nilai kebajikan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ade Jaya mengapresiasi konsistensi PWRI Kabupaten Bogor dalam membina kesejahteraan rohani anggotanya melalui berbagai kegiatan keagamaan.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan peran PWRI sebagai perekat dan pemersatu bangsa.
“Kami berharap PWRI terus menjadi teladan dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang Istimewa dan Gemilang,” katanya.