Bogorplus.id – Sosok Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief viral setelah terekam kamera menunjukkan gestur kecewa atau ngambek dalam acara resmi.

Momen itu terjadi saat agenda pelantikan dan penyerahan SK pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Batanghari, Jambi, yang turut melibatkan pelepasan balon sebagai bagian dari simbolisasi perayaan.

Dalam video berdurasi singkat yang beredar luas di berbagai platform media sosial, tampak para Aparatur Sipil Negara (ASN) berbaris rapi, masing-masing membawa balon warna-warni.

Mereka bersiap untuk sesi foto bersama. Namun saat pembawa acara melakukan hitung mundur, sejumlah peserta mengira saat itu adalah aba-aba pelepasan balon, sehingga balon pun dilepaskan ke udara.

Ternyata, pelepasan balon belum menjadi bagian dari rundown resmi acara pelantikan tersebut.

“Ibu-ibu ini mau foto bersama, bukan pelepasan balon. Makanya tadi dengarkan informasi dari saya,” ungkap pembawa acara.

Pasca insiden, muncul kabar bahwa Bupati Fadhil Arief batal menyerahkan dokumen SK PPPK secara serentak akibat rasa kecewa terhadap peserta yang tidak tertib. Namun, kabar ini segera dibantah langsung oleh sang bupati.

“Kalau SK-kan memang mesti dibagikan tidak di lapangan, biar jangan salah kasih,” ujarnya memberikan keterangan.

Fadhil menegaskan, penyerahan SK tetap berlangsung, namun akan dilakukan secara bertahap di kantor masing-masing instansi demi menghindari kekeliruan administrasi.