BOGORPLUS.ID - Kawasan industri PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Kota Bandung menyimpan sebuah misteri terkait keberadaan dua unit pesawat terbang yang telah lama terbengkalai. Kedua armada udara tersebut telah menempati area pabrik milik negara ini selama kurun waktu lebih dari dua dekade tanpa diketahui pemilik pastinya hingga saat ini.
Upaya pencarian pemilik sah terus dilakukan oleh manajemen PTDI, termasuk melalui pengumuman resmi di berbagai platform media sosial. Meskipun demikian, kedua pesawat tersebut tampaknya masih belum menemukan pemilik yang bertanggung jawab atas keberadaannya di fasilitas tersebut.
Kondisi fisik kedua pesawat yang terparkir tersebut dilaporkan sudah sangat memprihatinkan karena minimnya perawatan selama masa penahanan. Hal ini terlihat dari penampakan pesawat yang sudah usang sejak pertama kali dititipkan di lokasi tersebut.
Dua unit pesawat yang menjadi sorotan adalah jenis Boeing 737-200, dengan nomor registrasi spesifik PK-IJI (MSN-22125) dan PK-IJJ (MSN-22130). Identitas ini menjadi petunjuk kunci dalam proses identifikasi kepemilikan.
Secara visual, badan pesawat tersebut memiliki dominasi warna putih dan hijau, serta terdapat tulisan identitas "BOURAQ" dan "CAMAR" pada bagian lambungnya. Meskipun struktur utama bodinya tampak masih relatif utuh, terdapat kekurangan signifikan pada komponen vitalnya.
Komponen yang paling mencolok ketiadaannya adalah mesin atau unit penggerak utama dari kedua pesawat kargo tersebut. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai status pesawat saat pertama kali tiba di PTDI.
"Engine-nya sudah tidak ada, belum diketahui apakah dulu pas masuk ke sini memang sudah tidak ada mesinnya atau seperti apa," ujar Adi Prastowo, Manager Komunikasi Perusahaan dan Hubungan Kelembagaan PT Dirgantara Indonesia (Persero), saat memberikan konfirmasi pada Selasa (9/6/2026).
Adi Prastowo juga menjelaskan bahwa tulisan nama yang tertera pada badan pesawat, yaitu BOURAQ dan CAMAR, merujuk pada tipe pesawat yang serupa, bukan dua jenis armada yang berbeda.
"Yang CAMAR masih BOURAQ juga. Bedanya di warna, yang itu (CAMAR) ujungnya warna hijau," tambahnya mengenai perbedaan kosmetik antara kedua unit tersebut.






.png)