bogorplus.id - Perilaku merendahkan perempuan dalam percakapan atau yang dikenal dengan istilah mansplaining masih sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Meski kerap dianggap sebagai hal yang wajar atau sekadar gaya bicara, sikap ini nyatanya menyimpan dampak negatif yang signifikan terhadap kondisi psikologis korbannya.
Apa Itu Mansplaining?
Secara terminologi, mansplaining merujuk pada sikap seorang laki-laki yang memberikan penjelasan kepada perempuan dengan nada merendahkan, menggurui, atau mengasumsikan bahwa lawan bicaranya tidak memahami topik tersebut. Fenomena ini sering kali berakar dari pola pikir seksis, di mana pelaku merasa lebih unggul atau lebih pintar dibandingkan perempuan.
Banyak pria tidak menyadari bahwa mereka sedang melakukan mansplaining. Hal ini disebabkan oleh penggunaan bahasa yang halus dan normalisasi budaya yang menempatkan laki-laki sebagai pihak yang lebih dominan dalam diskusi intelektual maupun profesional.
Ciri-Ciri Perilaku Mansplaining
Karakteristik utama dari mansplaining adalah dominasi dalam pembicaraan. Pelaku cenderung memberikan penjelasan yang sangat mendetail tanpa diminta, seolah-olah lawan bicaranya tidak memiliki kapasitas untuk memahami isu tersebut.
Berdasarkan data dari Society for Human Resource Management (SHRM), berikut adalah beberapa indikasi perilaku mansplaining:
1. Dominasi Percakapan: Pelaku jarang bertanya, tidak menunjukkan minat pada pendapat lawan bicara, dan berusaha menjawab semua pertanyaan sendirian.
2. Pengabaian Opini: Tidak menggubris topik atau isu yang dilontarkan oleh perempuan.
3. Sikap Tidak Inklusif: Berbicara dengan nada merendahkan, tidak melibatkan perempuan dalam diskusi kelompok, atau sengaja mengalihkan pembicaraan.
4. Menyalahkan Korban (Victim Blaming): Menyudutkan perempuan dalam kasus kekerasan atau pelecehan seksual dengan alasan cara berpakaian atau aktivitas di malam hari.
5. Serangan Personal: Memojokkan perempuan berdasarkan pilihan pribadi, seperti cara berpakaian, bentuk tubuh, hingga keaktifan seksual.
Dampak Buruk pada Kesehatan Mental

