bogorplus.id – Krim racikan dokter atau jenis obat tidak akan menimbulkan efek ketergantungan jika sesuai aturan pemakaian yang dianjurkan dokter.
Produk dari okter kulit banyak dibicarakan akan menyebabkan ketergantungan, hal ini tidak mengherankan, sebab Indian journal of dermatology (2016) menjelasan bahwa wajah merupakan bagian paling sensitive pada tubuh.
Wajah memiliki risiko kerusakan dari dampak penyalahgunaan dan ketergantungan krim steroid. Krim steroid banyak ditemukan pada krim dokter. Ketergantungan krim steroid biasanya terjadi pada penggunaan krim pemutih wajah. Namun, jika krim Anda memiliki izin edar dari BPOM dan didapatkan atas resep dokter, Anda tidak perlu khawatir.
Dokter spesialis kulit pasti telah melakukan diagnosis terlebih dahulu pada pasien untuk menyesuaikan jenis krim dengan kondisi kulit. Dokter juga akan memberi tahu kapan harus harus berhenti menggunakan krim jika terjadi efek samping pada pasien.
Pemakaian Produk dengan Pengawasan
Terdapat beberapa tahap penggunaan obat-obatan dan krim dokter untuk kulit wajah Anda.
- Dokter akan melihat terlebih dahulu bagaimana kondisi kulit Anda dan akan menanyakan riwayat Kesehatan Anda.
- Lalu, dokter akan mendiagnosis dan menentukan pengobatan dengan produk yang sesuai dengan Kesehatan kulit Anda.
- Dokter akan memberikan jadwal konsultasi rutin untuk memantau bagaimana perkembangan kulit Anda.
Pemantauan secara rutin dilakukan untuk melihat bagaimana perkembangan kulit Anda, membaik, memburuk, atau justru tidak ada perubahan.
Dokter spesialis kulit (dermatology) sudah memiliki izin praktik yang bisa meracik obat atau krim wajah. Selama Anda melakukan konsultasi dan membeli krim yang sudah terdaftar BPOM, seharusnya tidak membuat ketergantungan setelah habis.