BOGORPLUS.ID - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memberikan jaminan keamanan terkait kondisi tanggul penahan lumpur Lapindo di titik 68, Sidoarjo, pada Senin (22/6/2026). Meskipun terdapat peningkatan derasnya rembesan air bercampur lumpur, otoritas memastikan stabilitas konstruksi tetap terjaga.
Lokasi rembesan yang menjadi perhatian berada di perbatasan Desa Glagah Arum, Kecamatan Porong, dengan Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin. Peningkatan debit rembesan ini menjadi sorotan publik meskipun bukan merupakan kejadian baru.
Fenomena rembesan di tubuh tanggul penahan ini telah dipantau secara intensif oleh pihak berwenang sejak lama. Pengawasan ketat dilakukan menggunakan peralatan ukur khusus untuk mendeteksi potensi kebocoran di sepanjang struktur penahan.
"Penanganan rembesan sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2014. Saat itu kami menggunakan alat ukur untuk memantau kondisi rembesan di sepanjang tubuh tanggul," ungkap Navian, Petugas Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Kementerian PU.
Menurut keterangan, kondisi darurat saat pembangunan awal tanggul menjadi salah satu faktor utama munculnya rembesan. Prioritas kecepatan konstruksi menyebabkan pemilihan material belum sepenuhnya optimal untuk jangka panjang.
"Karena pembangunan awal dilakukan dalam kondisi darurat, ada beberapa faktor material yang seiring waktu menimbulkan rembesan. Namun kondisi ini terus kami awasi," tambah Navian.
Meskipun terjadi peningkatan debit, volume air yang keluar dari titik rembesan tersebut dinilai masih relatif stabil. Kementerian PU menegaskan bahwa tidak ada indikasi yang mengarah pada potensi kerusakan fatal pada konstruksi fisik tanggul saat ini.
"Debit yang keluar relatif stabil. Bahkan ada beberapa titik yang justru tersumbat. Jadi saat ini tidak ada indikasi tanggul akan jebol dalam waktu dekat," jelas Navian.
Struktur tanggul yang mengalami rembesan pada titik tertentu juga berfungsi secara teknis sebagai mekanisme pelepasan tekanan internal. Pengaliran keluar ini bertujuan mengurangi beban air berlebih yang menekan konstruksi tanggul.






.png)