BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden lalu lintas serius terjadi di Jalan Tol Cipularang pada Sabtu pagi (13/6/2026), yang mengakibatkan kerugian signifikan, terutama hilangnya satu nyawa pengemudi truk. Peristiwa ini menambah catatan panjang potensi kerawanan keselamatan di ruas tol tersebut.

Tragedi utama melibatkan dua unit truk di KM 100.800A Tol Cipularang, mengakibatkan meninggalnya pengemudi truk ringan bernama Oki Budiansyah (43 tahun) di lokasi kejadian. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 07.35 WIB saat korban sedang dalam perjalanan dari arah Jakarta menuju Bandung.

Menurut kronologi awal, kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan korban mencoba melakukan manuver mendahului kendaraan lain yang berada di depannya. Upaya menyalip tersebut diduga menjadi titik awal dari rangkaian kejadian yang berakhir fatal bagi pengemudi.

Saat mencoba menyalip, truk bernomor polisi B 9211 JDA tersebut dilaporkan kehilangan kendali, menyebabkan kendaraan oleng ke arah kiri. Kendaraan lantas menghantam bagian belakang kanan truk losbak dengan nomor polisi B 9158 TYK, yang dikemudikan oleh Willyjoannika Pakpahan.

Benturan keras tersebut menyebabkan truk yang dikemudikan korban terbalik miring dengan posisi roda kiri berada di atas, bahkan sempat menabrak pagar pembatas jalan tol atau guardrail di bahu jalan. Pihak kepolisian telah mengonfirmasi langsung kronologi dan penyebab awal dari insiden tersebut.

Kepala Induk PJR Tol Cipularang, Kompol Joko Prihantono, menjelaskan kondisi setelah benturan terjadi. "Kendaraan tersebut tiba-tiba oleng ke kiri, lalu menabrak belakang bagian kanan kendaraan di depannya dan terbalik miring dengan posisi roda kiri di atas menabrak guadril di bahu jalan," ujar Kompol Joko Prihantono.

Jasad korban Oki Budiansyah kemudian segera dievakuasi oleh petugas dan dibawa menuju Rumah Sakit Kawaluyaan untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, seluruh bangkai kendaraan yang terlibat dalam tabrakan tersebut telah dipindahkan ke pul derek Jatiluhur, Purwakarta.

Kompol Joko Prihantono juga memberikan analisis awal mengenai faktor yang diduga berkontribusi pada kecelakaan maut tersebut. "Berdasarkan hasil pemeriksaan, faktor yang mempengaruhi yaitu dugaan kurang antisipasi," ungkap Joko Prihantono.

Tidak lama setelah kecelakaan truk tersebut, sebuah insiden terpisah terjadi di titik yang sangat berdekatan, yaitu KM 100.700 B Tol Cipularang. Sebuah bus MGI mengalami kecelakaan tunggal saat melaju dari arah Bandung menuju Jakarta.