bogorplus.id- Pemerintah Provinsi Jawa Barat hinga kini belum merealisasikan pembangunan jalur khusus tambang di wilayah Rumpin, Ciguded, dan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.
Padahal sebelumnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah berjanji akan menyelesaikan pembangunan jalan khusus tambang pada tahun 2026.
Hal itu ia sampaikan langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor di Lembar Pakuan, Subang, tahun lalu.
Pria yang kerap dipanggil KDM itu mengatakan pihaknya sedang melihat progres ketersediaan lahan yang akan dibangun jalan khusus tambang tersebut.
"Buka persoalan jalan khusus tambangnya. Tambang akan ada keberlangsungan atau tidak. Kita ingkah kan aja kan ini kita pada kajian lingkungan,"ujarnya saat ditemui di Kota Bogor, Kamis (14/5).
Kata dia, jika memang aktivitas tambang tetap berlangsung, ia masih mengkaji berapa luasanya.
Kemudian, KDM juga meminta pajak aktivitas tambang sebesar 70 persen yang nantinya anggarannya akan dikembalikan ke desa dimana tambang itu dilakukan.
"Jadi saya ingin membangun yang berkeadilan,"katanya.
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan pembebasan lahan untuk jalur khusus tambang sudah terbayarkan.

