bogorplus.id – Kasus Epstein Files kembali menjadi sorotan global setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis jutaan dokumen baru yang berkaitan dengan kejahatan seksual mendiang Jeffrey Epstein.

Dalam tahap terbaru ini, sekitar tiga juta arsip dibuka ke publik dari total enam juta dokumen yang tersimpan selama bertahun-tahun.

Rilisan tersebut kembali menyeret nama-nama besar dunia. Sejumlah tokoh internasional seperti Bill Gates, Pangeran Andrew, Elon Musk, hingga mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tercantum dalam dokumen, meski dengan konteks yang beragam.

Menariknya, Indonesia juga ikut muncul dalam ribuan arsip yang kini dapat diakses publik.

Indonesia Disebut

Dalam penelusuran dokumen Epstein Files, kata kunci “Indonesia” tercatat muncul dalam sedikitnya 902 dokumen.

Referensi tersebut mencakup berbagai bentuk administrasi, laporan keuangan, hingga artikel berita internasional yang dijadikan lampiran dalam arsip-arsip hukum Amerika Serikat.

Beberapa dokumen menyinggung Indonesia dalam konteks logistik dan transaksi administratif, seperti pengiriman barang dan invoice ke Amerika Serikat.

Namun, ada pula dokumen yang memuat laporan ekonomi dan politik, termasuk analisis lembaga keuangan global.