bogorplus.id- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (Ramp Check) terhadap enam unit bus yang akan digunakan dalam program mudik gratis yang digelar Polresta Bogor Kota, pada Senin (16/3/2026) di kawasan sekitar Alun-Alun Kota Bogor.
Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan, ramp check ini dilakukan untuk memastikan kembali bahwa seluruh bus yang akan diberangkatkan pada sore hari ini dalam kondisi laik jalan dan aman bagi para pemudik.
“Yang kami periksa, kami lihat salah satunya memastikan sistem pengereman berfungsi atau tidak. Ini dilihat dari pengisian angin, kompresor berfungsi atau tidak. Karena masalah pengereman ini adalah masalah yang utama yang betul-betul harus diperhatikan, dijaga, harus dipastikan layak jalan,” kata Sujatmiko saat ditemui di Alun-Alun Kota Bogor, Senin (16/3).
Selain itu, petugas juga memeriksa sistem pencahayaan kendaraan, mulai dari lampu utama, lampu jauh, hingga lampu pembantu agar semuanya berfungsi dengan baik saat perjalanan.
Kondisi roda dan tapak ban juga menjadi perhatian dalam pemeriksaan. Tapak ban yang sudah aus atau menipis dinilai berpotensi membahayakan karena dapat menyebabkan kendaraan menjadi licin saat melakukan pengereman.
“Sistem pencahayaan, rodanya dan ban juga kami lihat. Tapak bannya itu sudah aus atau belum. Kalau sudah aus itu berbahaya sekali, apalagi saat pengereman bisa licin, sejauh ini untung aman semuanya," ujarnya.
Perlengkapan keselamatan lainnya, seperti sabuk pengaman (seat belt), pun turut dipastikan berfungsi dengan baik. Pemeriksaan ini disebut Sujatmiko juga penting untuk memastikan aspek keselamatan penumpang tetap terjaga, terutama saat terjadi pengereman mendadak selama perjalanan.
Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan visual terhadap kondisi kaca dan spion kendaraan guna memastikan tidak ada bagian yang terhalang atau dimodifikasi sehingga dapat mengganggu pandangan pengemudi saat berkendara.
Adapun bus yang diperiksa tersebut akan membawa pemudik menuju sejumlah daerah, seperti Cilacap hingga Semarang.