bogorplus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan bahwa jalur sepeda motor di Jalan Saleh Danasasmita, kawasan Batutulis, Bogor Selatan, sudah tidak layak dilintasi dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. 

Meski telah ditutup sejak longsor terjadi pada Januari 2026, masih ditemukan pengendara yang nekat menerobos pembatas.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa kondisi terkini di lapangan menunjukkan kerusakan yang semakin parah. 

Retakan pada badan jalan kini semakin melebar dan tidak beraturan, disertai rembesan air dari bawah tanah serta pergeseran turap yang terus terjadi.

“Kalau lihat kondisinya itu cukup mengkhawatirkan, rasanya tidak bolehlah dilewati lagi. Kondisinya retak, bahkan sudah tidak beraturan retak ke kiri, retak ke kanan, dan di dalamnya itu air sangat banyak. Ini bukan penilaian subjektif saya, tapi lebih kepada menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat juga,” ujar Jenal, Rabu (6/5/2026).

Ia menegaskan, kondisi tanah di kawasan tersebut masih labil dan berisiko memicu longsor susulan jika tetap dilalui. 

Karena itu, masyarakat diminta tidak memaksakan diri menggunakan jalur tersebut, terlebih dengan cara menggeser pembatas yang telah dipasang.

“ Saya berharap masyarakat yang memaksa masuk ke jalur sepeda motor Batutulis ini untuk tidak melakukan itu karena semakin terus digunakan akan terus bergeser dan kembali longsor lagi, nanti timbul masalah baru,” tegasnya.

Sebagai solusi, Pemkot Bogor telah menyiapkan jalur alternatif melalui kawasan Cipinang Gading, Rangga Mekar, yang terhubung dengan jaringan jalan lingkungan.