BOGORPLUS.ID - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengambil langkah cepat untuk mengatasi kerusakan infrastruktur jalan yang kerap dikeluhkan warga di wilayah Tangerang Selatan. Perbaikan difokuskan pada titik-titik jalan berlubang di Jalan Raya Dewi Sartika, Ciputat.
Tindakan perbaikan ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan dari para pengendara yang merasa terganggu dengan kondisi jalan yang rusak tersebut. Jalan yang tidak rata sebelumnya diketahui menjadi biang keladi utama penyebab kemacetan parah di kawasan itu.
Pelaksanaan perbaikan ini ditangani langsung oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional Banten. Prosesnya dimulai dengan merapikan area yang mengalami kerusakan parah sebelum kemudian dilakukan pelapisan ulang menggunakan material aspal baru.
Menurut informasi yang dihimpun, permukaan jalan yang sebelumnya tidak rata kini telah kembali mulus berkat intervensi dari pihak kementerian. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan vital tersebut.
Pengawas Lapangan Unit Kerja Balai Pelaksana Jalan Nasional Banten, Sutrato, memberikan konfirmasi mengenai waktu pelaksanaan perbaikan yang dilakukan oleh timnya. Perbaikan tersebut telah dilaksanakan pada hari Jumat malam, 12 Juni 2026.
Sutrato mengonfirmasi bahwa penanganan kerusakan infrastruktur sudah dilakukan oleh timnya di lapangan pada hari Jumat malam. "Penanganan perbaikan jalan sudah kami lakukan pada Jumat malam kemarin," ujar Sutrato, Pengawas Lapangan Unit Kerja Balai Pelaksana Jalan Nasional Banten.
Metode teknis yang digunakan dalam perbaikan ini adalah dengan menggunakan material khusus untuk menjamin kekuatan struktural jalan. Hal ini penting mengingat tingginya volume kendaraan yang melintasi Jalan Raya Dewi Sartika setiap harinya.
Lebih lanjut, Sutrato menjelaskan jenis material yang digunakan dalam proses perbaikan tersebut. "Penanganan dilakukan dengan patching campuran aspal panas," ungkap Sutrato, Pengawas Lapangan Unit Kerja Balai Pelaksana Jalan Nasional Banten.
Sebelum adanya perbaikan yang dilakukan pada Jumat malam tersebut, pengguna jalan telah menyampaikan keluhan secara intensif. Kerusakan jalan tersebut teramati memaksa pengguna roda dua maupun roda empat harus mengurangi kecepatan secara signifikan saat melintas.






.png)