BOGORPLUS.ID - Ducati Indonesia secara resmi mengumumkan penyesuaian harga suku cadang kendaraan bermotor baru sebesar 20 persen yang berlaku mulai Senin, 8 Juni 2026. Keputusan ini diambil menyusul kondisi ekonomi makro yang semakin menantang di pasar domestik.
Keputusan kenaikan harga ini diberlakukan oleh ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) motor mewah asal Italia tersebut sebagai respons langsung terhadap pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat yang terjadi secara berkesinambungan. Hal ini disampaikan melalui keterangan resmi yang diunggah oleh akun resmi Ducati Indonesia.
Dikutip dari Detik Oto, kenaikan biaya impor komponen kendaraan menjadi pemicu utama kebijakan penyesuaian harga ini. Kondisi ini semakin diperparah dengan pergerakan kurs mata uang asing yang fluktuatif.
Pada saat pengumuman ini dimuat, data menunjukkan bahwa nilai tukar Dolar Amerika Serikat bahkan telah mencapai posisi Rp18.160 per satu Dolar AS. Angka ini memberikan tekanan signifikan pada biaya pengadaan suku cadang impor.
Dalam pengumuman resminya, Ducati Indonesia menyampaikan pesan kepada para pemilik motor mereka. "Kami ingin menginformasikan bahwa mulai tanggal 8 Juni 2026, suku cadang baru di luar stok yang saat ini tersedia di Ducati Indonesia akan mengalami penyesuaian harga sebesar 20 persen," tulis akun resmi Ducati Indonesia.
Pihak manajemen Ducati menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini merupakan konsekuensi dari kondisi ekonomi global. Hal ini berdampak besar pada keseluruhan rantai pasokan suku cadang yang dibutuhkan untuk pasar Indonesia.
Lebih lanjut, manajemen menyatakan bahwa peningkatan biaya pengadaan barang impor sangat terasa dampaknya. "Penyesuaian ini merupakan dampak dari kondisi ekonomi global yang mempengaruhi rantai pasok suku cadang, serta pelemahan nilai tukar uang saat ini yang berdampak langsung pada biaya pengadaan barang impor," tulis akun resmi Ducati Indonesia.
Namun, kebijakan pembaruan harga ini memberikan pengecualian penting bagi konsumen yang bergerak cepat. Penyesuaian harga 20 persen tersebut dipastikan hanya berlaku untuk suku cadang baru yang belum masuk dalam stok gudang saat ini.
Konsumen yang ingin membeli komponen yang sudah tersedia di gudang penyimpanan masih dapat membelinya dengan harga lama yang berlaku sebelumnya. Ducati Indonesia mendorong konsumen memanfaatkan kesempatan ini sebelum stok habis.





