BOGORPLUS.ID - Sebuah gudang yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang rongsokan di Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, mengalami musibah kebakaran hebat pada Kamis (11/6/2026) sore hari. Peristiwa ini memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran setempat untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Insiden kebakaran yang melanda gudang tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian materi yang cukup signifikan, dengan total taksiran mencapai sekitar Rp60 juta. Kerugian ini mencakup kerusakan bangunan serta material bekas yang tersimpan di dalamnya. Dilansir dari Detikcom, api berhasil melalap habis seluruh struktur bangunan gudang tersebut.
Kebakaran ini menghancurkan bangunan gudang yang memiliki dimensi ukuran sekitar tujuh kaki lebar dan 30 kaki panjang. Untuk mengatasi kobaran api yang membesar, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran bekerja keras tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan proses pendinginan di area bekas kebakaran. Warga sekitar turut berkumpul untuk menyaksikan upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas di tengah puing-puing yang tersisa.
Salah satu tantangan yang dihadapi petugas adalah mengeluarkan atap seng dari sisa-sisa bangunan yang hangus terbakar. Meskipun terdapat tiga bangunan lain yang berdekatan dan beberapa tabung di bagian belakang, upaya petugas berhasil mengamankan bangunan-bangunan tersebut agar tidak ikut terbakar.
Joko Budi Santoso, penjaga gudang yang berusia 50 tahun, mengonfirmasi bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ia menduga api bermula dari area belakang gudang yang dipenuhi hamparan rerumputan kering.
"Saya kurang tahu (kronologi kebakarannya), cuma di belakang itu rumput pada kering. Mungkin ada percikan (api), puntung rokok dibuang sehingga terjadi kebakaran," ujar Joko Budi Santoso, Penjaga gudang.
Menurut keterangan Joko, warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman secara swadaya sebelum akhirnya menghubungi dinas pemadam kebakaran. Gudang tersebut saat kejadian dipastikan dalam kondisi kosong dan hanya berisi material plastik serta tabung angin yang sudah lama tidak digunakan untuk aktivitas pengelasan.
"Saya dapat info dari masyarakat sekitar kalau ada kebakaran. Ini kosong, ada plastik-plastik. Itu tabung angin, tapi tabung itu nggak riskan terbakar, hanya untuk las. Kita tidak pernah aktivitas di sini," terang Joko Budi Santoso, Penjaga gudang.






.png)