bogorplus.idAlun-alun Tegar Beriman akan segera memiliki wajah baru, sebuah gerbang megah yang mengangkat warisan Kerajaan Pajajaran.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan ikon ini rampung pada akhir Mei 2026.

Selain itu juga pemerintah daerah menghadirkan replika kereta kencana lengkap dengan mahkota Binokasih di sekitarnya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan, gerbang itu bukan sekadar ornamen.

“Gerbang ini menandai pusat pemerintahan sebagai jantung peradaban, bukan sekadar kantor administratif,” ujarnya, Selasa (10/2).

Gerbang yang diberi nama Tritangtu Di Buana ini mengusung arsitektur bertingkat dengan atap berundak, menyerupai bangunan mandala Sunda-Nusantara.

Filosofi Tritangtu Di Buana sendiri terbagi dalam tiga lapisan: Buana Nyungcung (nilai luhur, spiritual, visi), Buana Panca Tengah (manusia, pemerintahan, kebijakan), dan Buana Larang (alam, rakyat, kehidupan nyata).

Menurut Yudi, desain ini mengingatkan pemerintah agar selalu menyeimbangkan nilai luhur, kepentingan rakyat, dan alam.

Selain filosofi, setiap elemen gerbang sarat simbol. Rongga besar di tengah melambangkan keterbukaan dan transparansi pemerintahan, sementara material bata merah mencerminkan kejujuran, kerja nyata, dan kekuatan lahir dari tanah sendiri.