BOGORPLUS.ID - Perumda PDAM Tirtanadi mengumumkan adanya gangguan signifikan pada layanan penyaluran air bersih yang meliputi penghentian total hingga penurunan tekanan suplai. Gangguan ini mulai dirasakan oleh pelanggan di tujuh kecamatan yang berada di wilayah Medan dan Deli Serdang sejak Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB.

Gangguan ini disebabkan oleh kombinasi dua faktor utama yang terjadi secara bersamaan, yaitu kerusakan pada mesin operasional serta adanya kebocoran pada pipa distribusi utama. Masalah teknis ini diperkirakan akan memengaruhi pelayanan selama dua hari ke depan hingga perbaikan selesai dilakukan.

Wilayah yang secara langsung merasakan dampak pemadaman atau penurunan tekanan air meliputi Kecamatan Deli Tua, Medan Amplas, Medan Kota, Medan Area, Medan Perjuangan, Medan Maimun, dan sebagian wilayah Percut Sei Tuan. Dampak ini mencakup kebutuhan air bersih bagi rumah tangga maupun aktivitas publik di kawasan tersebut.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Ardian Surbakti, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada masyarakat Sumatera Utara. Ia menjelaskan bahwa kerusakan mesin operasional merupakan konsekuensi langsung dari pemadaman listrik yang sempat terjadi belakangan ini.

"Menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara atas adanya gangguan pelayanan air bersih akibat mesin operasional yang mengalami kerusakan, kerusakan mesin terjadi akibat dari pemadaman listrik yang belakangan terjadi," kata Dirut PDAM Tirtanadi Ardian Surbakti.

Sebagai respons darurat dan mitigasi dampak bagi warga yang terdampak, pihak PDAM Tirtanadi telah segera mengerahkan armada mobil tangki air bersih. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan air minum bagi masyarakat yang mengalami krisis sementara.

"Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat kami menyediakan mobil tangki air bersih di setiap kecamatan," imbuh Ardian Surbakti.

Selain kendala pada mesin, gangguan suplai juga diperburuk oleh adanya agenda perawatan dan perbaikan pada jaringan transmisi utama. Hal ini berkaitan dengan kebocoran pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 mm di kawasan Jalan Purwo Gang Family, Delitua, Kabupaten Deli Serdang.

Dilansir dari akun Instagram resmi @tirtanadiprovsu, manajemen mengonfirmasi bahwa perawatan pipa tersebut memerlukan penutupan jalur sementara agar proses perbaikan bisa berjalan secara maksimal di lapangan.