bogorplus.id — Dugaan kasus pelecehan seksual terhadap santri oleh seorang oknum guru ngaji di Megamendung, Kabupaten Bogor, terungkap. 

Pelaku diduga menggunakan pendekatan berupa pemberian rokok dan kopi kepada korban.

Keterangan keluarga korban berinisial P menyebut, pelaku sengaja mendekati korban yang mayoritas berkarakter pendiam. 

“Didekati pakai rokok dan kopi, tapi saat menolak korban merasa ditekan,” ujar P saat dihubungi bogorplus.id, Senin (27/4/2026). 

Saat korban menolak, pelaku diduga memberi tekanan agar kejadian tersebut tidak diceritakan kepada pihak lain. 

“Pernah ada yang speek up kemudian di datengin dan diancam, karena ustad ini daru keluarga yang terpandang makanya pada gak berani,” tambahnya.

Keluarga juga menyebut dugaan kejadian serupa bukan hanya sekali terjadi. 

“Sudah beberapa kali, korbannya kebanyakan laki-laki, dan sudah berlangsung dari sebelum Ramadan,” katanya.

Sebelumnya, Kasat PPA - PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri, menjelaskan saat ini masih mendalami pemeriksaan terhadap korban,