BOGORPLUS.ID - Kalimantan Selatan menyimpan kekayaan alam yang belum banyak terjamah, salah satunya adalah Air Terjun Lembah Kahung yang terletak di wilayah Kabupaten Banjar. Destinasi eksotis ini berada di dalam kawasan Pegunungan Meratus, menawarkan perpaduan pemandangan tebing batu, sungai yang jernih, serta hijaunya perbukitan.
Secara geografis, Air Terjun Lembah Kahung berada di Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Lokasi ini merupakan bagian dari kompleks Gunung Kahung yang memiliki ketinggian sekitar 1.456 meter di atas permukaan laut.
Air terjun itu sendiri dikaruniai ketinggian sekitar 25 meter dengan lebar aliran mencapai 8 meter. Debit air yang deras menghasilkan suara gemuruh khas dan menciptakan suasana sejuk di sekitarnya, dikelilingi oleh vegetasi hutan tropis yang lebat.
Petualangan menuju lokasi ini memerlukan usaha yang signifikan karena medannya yang menantang, melibatkan penyeberangan waduk, melintasi sungai, hingga jalur trekking panjang di tengah hutan. Hal ini menjadikan Lembah Kahung sebagai destinasi bagi para pencari petualangan sejati.
Perjalanan biasanya dimulai dari Martapura atau Banjarmasin menuju Dermaga Waduk Riam Kanan, yang memakan waktu sekitar 40 menit perjalanan darat. Setelah itu, pengunjung harus melanjutkan perjalanan menggunakan perahu motor tradisional atau klotok menuju Desa Belangian.
"Biaya penyeberangan menggunakan klotok dipatok sekitar Rp30.000 per orang untuk sekali jalan," demikian informasi mengenai biaya transportasi air yang perlu disiapkan wisatawan.
Penyeberangan waduk memakan waktu sekitar dua jam, menyuguhkan pemandangan perairan yang luas sebelum tiba di Desa Belangian. Setibanya di desa, pengunjung wajib melakukan registrasi atau mengurus Simaksi dengan biaya hanya Rp2.000 per orang.
Akses dari Desa Belangian menuju air terjun hanya bisa ditempuh melalui jalur berjalan kaki, dengan empat shelter sebagai penanda. Wisatawan akan melewati shelter pertama dalam 40 menit perjalanan, diikuti shelter kedua dan ketiga yang berdekatan dan kerap disebut shelter kembar.
Rute trekking selanjutnya semakin menantang, melewati sungai berbatu setelah melintasi jalan setapak hutan dan padang ilalang. Dari shelter kembar, dibutuhkan waktu sekitar tiga jam menuju shelter keempat, ditambah satu jam lagi untuk mencapai lokasi air terjun.






.png)