bogorplus.id — Perampokan bermodus investasi bodong di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terbongkar dengan skenario licik yang nyaris sempurna, kasus tersebut mencuat pada Selasa (7/4/2026).

Salah satu pelaku bahkan sempat berpura-pura menjadi korban dengan cara diikat, demi mengelabui targetnya. 

Kapolsek Babakan Madang, AKP Trias Karso Yuliantoro, mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermula dari bujuk rayu investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

“Awalnya korban berinisial T dihubungi oleh terduga pelaku MF untuk menyiapkan sejumlah uang dengan iming-iming investasi,” kata dia.

Tanpa menaruh curiga, korban bersama rekan-rekannya kemudian mengumpulkan dana hingga mencapai sekitar Rp125 juta.

“Korban T menyiapkan dana tersebut bersama teman-temannya, terkumpul kurang lebih Rp125 juta,” lanjutnya. 

Pertemuan pun diatur. Korban dan pelaku bertemu, lalu bergerak menuju lokasi lain menggunakan kendaraan masing-masing. Namun di tengah perjalanan, skenario mulai dijalankan.

“Di tengah perjalanan, terduga pelaku MF sempat berhenti dan kemudian ikut bergabung dengan korban dalam satu kendaraan,” ungkapnya.

Setibanya di lokasi di kawasan Desa Cijayanti, suasana berubah tegang. Sebuah mobil datang menghadang, dan lima orang langsung turun menghampiri korban.