BOGORPLUS.ID - Suasana Terminal Cicaheum di Kota Bandung kini terlihat sepi dan lengang setelah adanya pengumuman resmi mengenai penghentian operasional layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian bagi para pedagang yang selama ini menggantungkan hidup mereka di area terminal tersebut.

Dilansir dari Detikcom pada Jumat (26/6/2026), para pedagang kini hanya bisa pasrah dan menunggu arahan lebih lanjut mengenai langkah tindak lanjut yang akan diambil oleh pemerintah setempat. Mereka telah menerima informasi mengenai kebijakan pengalihan fungsi terminal tersebut.

Roroh, seorang pemilik warung makan yang telah beroperasi selama 15 tahun di Terminal Cicaheum, menyatakan bahwa dirinya masih bertahan di lokasi meskipun operasional bus telah berhenti. Ia mengaku masih berjualan karena belum menerima kompensasi apa pun dari Pemerintah Kota Bandung.

"Ya tahu (Terminal Cicaheum tak beroperasi), masih diperbolehkan jualan karena belum diberikan konpensasi," ujar Roroh, menyampaikan posisinya saat ini.

Roroh menjelaskan bahwa Terminal Cicaheum telah menjadi sumber penghidupan utama keluarganya selama satu setengah dekade. Ia bahkan membesarkan anaknya yang kini ikut membantunya mengelola warung makan di sana.

Meskipun Pemkot Bandung menawarkan opsi relokasi para pedagang ke Terminal Leuwipanjang, Roroh menolak rencana tersebut. Ia justru memiliki rencana untuk kembali ke kampung halamannya di Tasikmalaya dan membuka usaha mandiri di rumah.

"Saya mau pulang saja, insyaallah maju lanjut jualan di rumah," ungkap Roroh mengenai rencana masa depannya.

Dirinya menegaskan bahwa ia akan tetap bertahan di kiosnya saat ini hingga proyek pembangunan Depo Bandung Rapid Transit (BRT) benar-benar dimulai. "Sampai pembanguan dimulai saja mungkin," tambahnya.

Keresahan serupa juga dirasakan oleh Nurjaman, seorang pedagang batagor yang telah berjualan selama 20 tahun di kawasan terminal tersebut. Ia menyatakan bahwa ia harus menerima keputusan pemerintah mengenai pengalihan fungsi terminal tersebut.