bogorplus.idBupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memacu pengembangan sektor unggulan guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Fokus utama diarahkan pada optimalisasi potensi luar biasa di sektor perikanan dan peternakan.

Bupati Rudy Susmanto menyatakan bahwa pemetaan ulang zonasi potensi unggulan daerah dilakukan agar intervensi program kerja ke depan menjadi lebih tepat sasaran.

Menurutnya, Kabupaten Bogor memiliki klaster komoditas yang sangat potensial dan tersebar di berbagai kecamatan.

"Sinergi antara sistem pembenihan yang baik dan pemetaan potensi wilayah yang akurat adalah kunci. Kami optimis langkah ini mampu mendorong Kabupaten Bogor menjadi lumbung pangan utama di Jawa Barat," ujar Rudy Susmanto, Jumat (22/03/2024).

Pemerintah Kabupaten Bogor telah memetakan spesialisasi sektor perikanan dan peternakan di sejumlah wilayah.

Dalam peta zonasi tersebut:
Kecamatan Cijeruk difokuskan pada komoditas ikan hias, meliputi koi, koki, dan mas koki.
Kecamatan Kemang ditetapkan sebagai pusat pengembangan ikan lele.
Kecamatan Rancabungur diarahkan untuk budidaya ikan patin dan nila.
Kecamatan Pamijahan menjadi sentra pengembangan ikan-ikan lokal unggulan.
Kecamatan Rumpin dan Jasinga ditetapkan sebagai pusat konsentrasi potensi besar peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

Melalui pemetaan klaster ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap para pembudidaya dan peternak di wilayah tersebut dapat lebih fokus dalam meningkatkan produktivitasnya.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan benih berkualitas serta membuka akses pasar yang lebih luas di sektor hilir.