bogorplus.id- Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor dalam mengusut tuntas dugaan korupsi pada proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parung.
Rudy menegaskan bahwa proses hukum harus diselesaikan agar pembangunan fasilitas kesehatan vital yang mangkrak tersebut dapat segera dilanjutkan.
Pernyataan ini disampaikan Rudy di Bogor, Sabtu (27/6/2026), menyikapi penyidikan yang masih dilakukan Kejari Kabupaten Bogor terkait proyek yang diduga merugikan negara hingga Rp9,1 miliar tersebut.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor yang terus melakukan langkah-langkah konkret dalam upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, pengusutan dugaan korupsi harus berjalan sampai tuntas demi menciptakan kepastian hukum sekaligus kepastian pembangunan.
Ia menilai masyarakat tidak boleh menjadi korban akibat terhambatnya proyek pelayanan publik tersebut.
Diduga Kabur Saat Penggerebekan Curanmor Patah Kaki, Ditemukan di Bawah Jembatan Grendong
Rudy menjelaskan, fasilitas yang dirancang menjadi RSUD Parung hingga kini masih beroperasi hanya dengan status Klinik Parung karena pembangunan belum rampung, khususnya fasilitas rawat inap yang merupakan syarat utama operasional rumah sakit.
“Pada awalnya fasilitas ini dirancang menjadi RSUD Parung, namun karena pembangunan belum rampung sepenuhnya, terutama untuk fasilitas rawat inap yang menjadi salah satu syarat utama, saat ini operasionalnya masih menggunakan status Klinik Parung,” katanya.
Sebelumnya, Kejari Kabupaten Bogor mengungkap potensi kerugian negara sebesar Rp9,1 miliar dalam proyek tersebut.






.png)