bogorplus.id – Pengacara PDIP, Donny Tri Istiqomah, mengungkapkan bahwa ia pernah bertemu dengan Harun Masiku sebanyak dua kali. Dalam kesaksiannya, Donny menyatakan bahwa Harun juga memberikan uang sebesar Rp 100 juta kepadanya.
Hal ini disampaikan Donny saat memberikan kesaksian dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR untuk Harun Masiku serta perintangan penyidikan yang melibatkan terdakwa Hasto Kristiyanto, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Kamis (24/4/2025).
Saat itu, jaksa bertanya kepada Donny mengenai pertemuannya dengan Harun Masiku.
“Saksi pernah enggak bertemu dengan Harun Masiku?” tanya jaksa.
Donny menjawab, “Pernah. ” Ketika jaksa melanjutkan dengan pertanyaan, “Berapa kali? “, Donny menjawab, “Dua kali. “
Donny kemudian menceritakan bahwa pertemuan pertama berlangsung di kantor DPP PDIP di Jakarta Pusat, yang terjadi secara tidak sengaja.
Ia menjelaskan bahwa Harun Masiku menghampirinya dan mengklaim akan menggantikan Riezky Aprilia, yang merupakan peraih suara terbanyak kedua setelah Nazarudin Kiemas yang merupakan peraih suara terbanyak pertama dan telah meninggal dunia.
Dalam pertemuan tersebut, Harun memberikan uang sebesar Rp 100 juta kepada Donny sebagai ucapan terima kasih atas bantuannya dalam menyusun uji materi PKPU.
“Kemudian (Harun bilang), ‘saya Harun Masiku, saya nanti yang akan menggantikan…’, dia mengklaim ya. Dia menggantikan Riezky, terus ngasih uang saya 100 terima kasih. Mengucapkan terima kasih ngasih saya uang Rp 100 juta. Sebagai ucapan terima kasih karena saya sudah menyusun uji materi PKPU,” jelas Donny.