bogorplus.id - Banyak orang tua mungkin belum menyadari bahwa bayi dapat merasakan emosi yang dialami oleh orang di sekitarnya, terutama ibunya. Meski belum bisa berbicara, bayi ternyata mampu mengenali ekspresi wajah, nada bicara, hingga perubahan suasana hati orang tua sejak usia dini.
Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres yang dialami ibu dapat memengaruhi kondisi emosional bayi. Tidak heran jika bayi menjadi lebih rewel, mudah menangis, atau tampak gelisah saat ibunya sedang merasa tertekan.
Sejak berada di dalam kandungan, bayi sudah mulai belajar mengenali suara dan intonasi bicara. Setelah lahir, kemampuan ini terus berkembang sehingga bayi dapat membedakan ekspresi bahagia, sedih, hingga marah dari orang tuanya.
Saat melihat ibu tersenyum dan berbicara dengan lembut, bayi biasanya akan merasa lebih nyaman dan tenang. Sebaliknya, ketika ibu terlihat stres atau emosional, bayi juga bisa ikut merasakan ketidaknyamanan tersebut.
Karena itu, penting bagi ibu untuk mulai mengelola stres dengan baik agar kondisi emosional diri sendiri dan bayi tetap terjaga.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi stres setelah memiliki bayi:
Mengenali penyebab stres
Cobalah memahami hal-hal yang membuat merasa tertekan atau kewalahan. Dengan mengetahui penyebabnya, ibu bisa lebih mudah mencari solusi yang tepat.Berbagi cerita dengan orang terdekat
Jangan memendam stres sendirian. Bercerita kepada pasangan, keluarga, atau sahabat dapat membantu mengurangi beban pikiran dan membuat perasaan menjadi lebih lega.Menjaga kesehatan tubuh
Istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, dan memenuhi kebutuhan cairan sangat penting untuk menjaga kondisi fisik dan membantu mengurangi stres.

