bogorplus.id - Makanan tidak hanya berfungsi sebagai pemenuh kebutuhan nutrisi fisik, tetapi juga memiliki peran krusial dalam meregulasi kondisi emosional atau suasana hati (mood). Saat mengalami suasana hati yang buruk (bad mood), sebagian orang cenderung melampiaskannya dengan mengonsumsi makanan tidak sehat, seperti keripik kentang, permen, makanan manis, hingga minuman beralkohol. Padahal, konsumsi jenis makanan dan minuman tersebut justru berisiko memperburuk kondisi psikologis.

Untuk mengatasi bad mood, para ahli menyarankan konsumsi makanan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3, probiotik, serat, protein, asam folat (vitamin B9), berbagai jenis vitamin B, serta mineral esensial seperti zinc, selenium, dan magnesium. Kandungan-kandungan ini diketahui secara ilmiah dapat membantu memperbaiki dan menstabilkan suasana hati.

Berikut adalah tujuh jenis makanan yang direkomendasikan untuk membantu memperbaiki suasana hati yang buruk:

1. Pisang
Pisang merupakan buah yang kaya akan asam amino triptofan dan vitamin B6. Kandungan vitamin B6 dalam pisang berperan penting dalam mendukung proses konversi triptofan menjadi hormon serotonin. Serotonin adalah zat kimia di otak yang berfungsi memperbaiki suasana hati dan memberikan rasa nyaman.

2. Oatmeal
Oatmeal memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga mampu melepaskan energi secara perlahan ke dalam aliran darah. Mekanisme ini membantu menjaga kadar gula darah dan emosi tetap stabil. Selain itu, oatmeal juga mengandung selenium, mineral yang berperan penting dalam menjaga suasana hati melalui pengaturan fungsi kelenjar tiroid.

3. Telur
Sebagai sumber protein berkualitas tinggi, telur juga mengandung asam lemak esensial yang penting untuk menjaga kesehatan fungsi otak. Nutrisi lengkap di dalam telur tidak hanya membantu memperbaiki suasana hati, tetapi juga efektif dalam meningkatkan stamina tubuh.

4. Ikan Berlemak
Jenis ikan seperti sarden dan salmon merupakan sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk mengoptimalkan fungsi otak. Kekurangan asupan omega-3 diketahui dapat meningkatkan kerentanan seseorang terhadap penurunan suasana hati dan depresi.

5. Cokelat Hitam
Cokelat hitam (dark chocolate) terbukti secara klinis mampu menurunkan kadar hormon kortisol, yaitu hormon yang diproduksi tubuh saat mengalami stres. Selain itu, konsumsi cokelat juga dapat merangsang otak untuk melepaskan hormon endorfin dan serotonin dalam jumlah yang cukup untuk memicu perasaan bahagia.

6. Makanan Laut (Seafood)
Makanan laut seperti udang dan kerang kaya akan kandungan vitamin B6, vitamin B12, selenium, zat besi, dan zinc. Defisiensi atau kekurangan zat gizi mikro ini sering kali dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan mental, termasuk depresi.