bogorplus.id — Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Kabupaten Bogor dimanfaatkan untuk membuka ruang bisnis bagi pelaku UMKM.

Melalui Expo Koperasi dan UMKM, ratusan pelaku usaha lokal diberi kesempatan memperluas pasar hingga meningkatkan transaksi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana mengatakan, expo yang berlangsung 17–18 Juli 2026 itu menghadirkan sekitar 100 stan yang diisi pelaku usaha ekonomi kreatif, kuliner, fashion, hingga produk UMKM lainnya.

“Ini bukan hanya acara hari ini, tetapi kita fasilitasi UMKM sampai Minggu saat Car Free Day, total ada sekitar 72 jam bagi mereka untuk berjualan dan mendapatkan peluang usaha,” ujar Iman kepada wartawan, Jum'at (17/7/2026). 

Menurutnya, terdapat sekitar 189 pelaku UMKM Kabupaten Bogor yang mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta telah melalui proses kurasi dan ditempatkan dalam stan yang diisi beberapa pelaku usaha.

Pemkab Bogor juga memberikan voucher belanja kepada pengunjung untuk digunakan langsung di stan UMKM, bukan menyediakan konsumsi gratis. Langkah itu dilakukan agar perputaran uang langsung masuk kepada pelaku usaha.

“Kita ingin ada kepedulian terhadap UMKM. Voucher itu dibelanjakan di UMKM yang ada di pameran ini, sehingga mereka mendapatkan manfaat secara langsung,” jelasnya. 

Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade menegaskan, penguatan koperasi dan UMKM harus berjalan beriringan karena keduanya menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“UMKM bagian yang tidak bisa dipisahkan dari koperasi, pemerintah daerah hadir untuk membina, membuka akses, dan mendorong agar ekonomi masyarakat terus bergerak,” kata Jaro Ade