bogorplus.id- Permasalahan sampah di kawasan hulu kembali menjadi sorotan setelah puluhan relawan turun langsung membersihkan tumpukan sampah di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Sebanyak 70 relawan dari EIGER Adventure Land bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) berhasil mengangkat sekitar 6 ton sampah dari Desa Sukagalih, Megamendung, pada pertengahan Maret lalu.

Aksi bersih-bersih ini menyasar area Zona Pemanfaatan TNGGP yang selama ini menjadi salah satu titik timbulan sampah liar.

Dalam tahap awal, tim mengangkut sampah setara empat truk. Namun, berdasarkan estimasi di lapangan, total sampah di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 30 ton, sehingga proses pembersihan akan dilakukan secara bertahap.

Direktur Utama EIGER Adventure Land, Imanuel Wirajaya, menegaskan bahwa persoalan sampah di kawasan hulu tidak hanya soal volume, tetapi juga perilaku masyarakat.

“Permasalahan sampah di kawasan seperti Puncak tidak hanya soal volume, tetapi juga perilaku. Pembuangan sampah sembarangan dapat berdampak langsung terhadap lingkungan sekitar, mulai dari pencemaran hingga potensi bencana,"ujarnya,Rabu (8/4).

Kata dia, melalui kegiatan ini, ia ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan bersama-sama menjaga kawasan puncak tetap bersih.

"Perubahan perilaku dan wajib pilah sampah dari sumber sangat penting diwujudkan,”katanya.

Masalah sampah memang menjadi tantangan besar secara nasional. Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan timbulan sampah Indonesia pada 2023 mencapai 56 juta ton per tahun.