BOGORPLUS.ID - M. Fauzan, putra dari seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB), memberikan klarifikasi tegas mengenai isu yang menyebutkan dirinya menguasai belasan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bima. Tuduhan ini muncul pada hari Selasa, 9 Juni 2026, dan menjadi sorotan publik.

Dilansir dari Detikcom, isu tersebut mengindikasikan bahwa belasan dapur MBG yang tersebar di beberapa kecamatan berada sepenuhnya di bawah kendali Yayasan Rindu Younging City yang didirikan oleh Fauzan. Informasi ini kemudian menyebar luas di media sosial dan pemberitaan lokal.

Fauzan secara eksplisit membantah tuduhan bahwa dirinya memegang kendali operasional atas belasan titik dapur MBG tersebut. Meskipun ia mengonfirmasi bahwa yayasannya memang aktif dalam yayasan tersebut, lingkup pengelolaannya diklaim jauh lebih terbatas dari yang dituduhkan.

Pria yang akrab disapa Ujan ini menjelaskan bahwa Yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) miliknya memang menaungi tujuh titik dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Bima. Namun, ia menegaskan bahwa pengelolaan operasional di sebagian besar lokasi tersebut telah diserahkan kepada pihak mitra.

"Yayasan itu memang saya yang kelola. Tapi tak benar saya menguasai belasan dapur MBG," ujar Fauzan kepada detikBali, Selasa (9/6/2026).

Ujan menambahkan bahwa hanya satu dapur MBG yang dikelola secara langsung di bawah naungan yayasannya, sementara titik-titik lainnya dikelola oleh mitra yang bekerja sama. Hal ini menunjukkan adanya pembagian peran dalam pelaksanaan program tersebut di lapangan.

"Cuma satu titik dapur MBG yang saya kelola sendiri di bawah yayasan ini. Selebihnya dikelola oleh mitra lain," klaim pria yang akrab disapa Ujan itu.

Peran utama yayasannya, menurut Ujan, adalah memfasilitasi mitra dalam proses pengajuan izin pendirian dapur melalui portal resmi. Langkah ini dilakukan agar mitra dapat memperoleh persetujuan lokasi yang sah dari Badan Gizi Nasional (BGN).

"Atas permintaan para Mitra, saat itu saya merespon cepat sesuai dengan harapan pemerintah pusat untuk mensukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto," pungkasnya.