BOGORPLUS.ID - Bantuan kemanusiaan senilai total Rp20 juta per orang disalurkan oleh Zayed Foundation, sebuah lembaga yang berada di bawah naungan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA). Dana ini secara spesifik ditujukan kepada 33 jemaah haji yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat.

Penyaluran santunan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 21 Juni 2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga negara Indonesia yang sedang menunaikan ibadah haji. Bantuan ini menyasar para jemaah yang mengalami dampak dari bencana hidrometeorologi yang terjadi sebelumnya.

Penerima bantuan tersebut tersebar di empat wilayah administratif di Sumatera Barat, meliputi Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kota Padang. Distribusi ini dilakukan setelah melalui proses verifikasi data yang ketat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengonfirmasi jumlah penerima dan besaran dana yang disalurkan. Ia menjelaskan bahwa proses penentuan penerima dilakukan atas permintaan khusus dari pihak Uni Emirat Arab.

"Sebanyak 33 haji asal Sumatera Barat yang terdampak bencana menerima bantuan dari Zayed Foundation masing-masing uang tunai Rp20 juta," kata M. Rifki di Padang, Minggu (21/6/2026).

Alasan utama di balik pemberian bantuan ini adalah apresiasi terhadap keteguhan para jemaah haji yang tetap berkomitmen pada niat suci mereka untuk berangkat ke Tanah Suci meskipun dilanda musibah. Ketahanan fisik dan mental mereka menjadi sorotan utama.

Pemberian bantuan dari Zayed Foundation ini dipicu oleh apresiasi terhadap ketahanan fisik dan mental para jemaah haji asal Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara yang tetap berkomitmen menunaikan ibadah haji meski didera bencana alam pada akhir November 2025.

"Mereka tetap mempertahankan niat dan berjuang menunaikan Rukun Islam kelima. Keteguhan itulah yang kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed Foundation," ujar M. Rifki.

Secara keseluruhan, Pemerintah Uni Emirat Arab mengalokasikan bantuan serupa kepada 162 jemaah haji di tiga provinsi di Indonesia yang juga terdampak oleh bencana hidrometeorologi. Langkah ini menunjukkan solidaritas antarnegara dalam situasi sulit.