bogorplus.id - Di era digital saat ini, miliaran interaksi terjadi setiap hari di ruang siber untuk keperluan pekerjaan, komunikasi, hingga transaksi finansial.
Namun, kemudahan akses internet ini berbanding lurus dengan meningkatnya risiko kejahatan siber.
Pakar keamanan menekankan bahwa perlindungan akun digital merupakan tanggung jawab bersama antara penyedia layanan dan pengguna.
Untuk meminimalisir risiko menjadi korban peretasan, berikut adalah tujuh langkah praktis yang dapat diterapkan untuk memperkuat keamanan data pribadi:
1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Unik
Kata sandi merupakan garda terdepan dalam pertahanan digital. Pengguna disarankan membuat kata sandi yang mengombinasikan huruf kapital, huruf kecil, angka, dan simbol. Hindari penggunaan informasi pribadi yang mudah diketahui seperti tanggal lahir atau nama hewan peliharaan.
Selain itu, sangat penting untuk tidak menggunakan kata sandi yang sama di berbagai platform. Penggunaan pengelola kata sandi (password manager) sangat dianjurkan untuk menyimpan kredensial secara aman.
2. Aktifkan Otentikasi Dua Faktor (2FA)
Otentikasi Dua Faktor (2FA) atau Multi-Factor Authentication (MFA) memberikan lapisan keamanan tambahan yang krusial.
Melalui fitur ini, verifikasi identitas dilakukan dua kali, misalnya melalui kode yang dikirim ke ponsel atau pemindaian biometrik.
Dengan 2FA, peretas tetap tidak akan bisa mengakses akun meskipun mereka berhasil mencuri kata sandi pengguna.