BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan pembaruan mengenai potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Peringatan ini dirilis pada hari Minggu, 21 Juni 2026, sebagai langkah antisipatif dini bagi masyarakat setempat.
Pemantauan cuaca menunjukkan adanya risiko peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat yang disertai potensi hembusan angin kencang. Kondisi ini diprediksi dapat berdampak signifikan, khususnya di area Kota Palembang dan daerah-daerah penyangga di sekitarnya.
Pihak Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan secara resmi mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara mendadak. Imbauan ini penting mengingat adanya indikator anomali cuaca yang terdeteksi dalam beberapa waktu terakhir.
Indikator cuaca ekstrem yang menjadi acuan utama BMKG mencakup tiga parameter krusial, yaitu intensitas curah hujan yang melampaui batas normal harian, kenaikan suhu udara yang signifikan, serta kecepatan angin yang melebihi ambang batas kewajaran.
Tiga indikator utama tersebut menjadi dasar penetapan peringatan dini oleh otoritas terkait, bertujuan untuk memetakan potensi risiko bencana hidrometeorologi di Palembang dan wilayah kabupaten di sekitarnya.
Kondisi pertama yang menjadi sorotan adalah intensitas curah hujan yang sangat tinggi, melebihi rata-rata harian yang tercatat pada periode normal. Selain itu, lonjakan suhu udara yang tidak biasa juga menjadi sinyal kuat adanya anomali cuaca pada hari tersebut.
Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan menetapkan tiga parameter utama yang menjadi pemicu peringatan dini cuaca ekstrem, hal ini menjadi dasar kesiapsiagaan bagi warga Palembang dan wilayah penyangga di sekitarnya.
Selain fokus pada Palembang, BMKG juga telah menyajikan prakiraan cuaca yang lebih mendalam untuk kawasan Sumatera bagian selatan secara keseluruhan. Data ini mencakup periode waktu yang lebih panjang, yakni dari tanggal 21 Juni hingga 30 Juni 2026.
Prakiraan cuaca jangka menengah tersebut menunjukkan variasi kondisi, mulai dari potensi hujan sedang, kondisi udara yang berkabut, hingga kemungkinan munculnya fenomena petir di beberapa lokasi. Beberapa daerah bahkan diprediksi mengalami kabut atau asap dalam beberapa hari mendatang.






.png)