BOGORPLUS.ID - Aksi pencurian fasilitas publik kembali terjadi di Kabupaten Sleman, kali ini menargetkan tanaman hias yang tertanam di jalur pembatas jalan menuju Stadion Maguwoharjo, Depok. Peristiwa ini menimbulkan kekecewaan dan memicu respons cepat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat untuk mencari solusi permanen.
Kabar mengenai hilangnya vegetasi tersebut menjadi perbincangan hangat di dunia maya setelah sebuah akun Instagram, @merapi_uncover, membagikan foto kondisi area pembatas jalan yang kini tampak gundul. Foto tersebut memperlihatkan area yang sebelumnya ditanami kini telah kosong melompong akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kepala DLH Kabupaten Sleman, Junaidi, secara resmi membenarkan adanya insiden pencurian tanaman hias di lokasi strategis tersebut. Beliau mengidentifikasi jenis tanaman yang hilang adalah Brokoli Kuning dan Taiwan Beauty yang memang memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak orang.
"Itu memang agak banyak diminati itu. Di mana-mana kadang sering hilang juga, tapi memang, ya memang karena menarik aja itu," jelas Junaidi saat dihubungi terkait peristiwa yang terjadi pada Rabu (24/6/2026).
DLH mengakui bahwa identifikasi serta penangkapan pelaku pencurian di lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi pihak berwenang. Oleh karena itu, fokus utama saat ini dialihkan pada perumusan strategi pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.
"Kalau mencari siapa yang nyuri kan ya agak sulit, tapi, yang akan dilakukan DLH, ya tetap mengganti tanaman yang hilang," papar Junaidi mengenai langkah penanganan pasca-pencurian.
Sebagai langkah mitigasi, DLH berencana mengganti tanaman yang telah dicuri dengan jenis vegetasi lain yang dinilai memiliki nilai ekonomis lebih rendah. Tujuannya sederhana, yaitu mengurangi minat para pencuri untuk kembali mengambil aset publik tersebut.
"Karena yang dicuri itu kan pasti yang menarik to, mungkin akan kita ganti tanaman yang dianggap tidak menarik biar tidak dicuri lagi," sambungnya.
Lebih lanjut, DLH Sleman juga sedang menjajaki koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat pengawasan di area tersebut. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah pengadaan kamera pengawas (CCTV) bekerja sama dengan Dinas Kominfo setempat.






.png)