BOGORPLUS.ID - Toyota Racing berhasil mengamankan posisi jawara dalam ajang balap ketahanan paling prestisius di dunia, Le Mans 24 Jam 2026, yang berlangsung akhir pekan lalu di Sirkuit La Sarthe, Prancis. Kemenangan ini menandai kembalinya dominasi pabrikan Jepang tersebut setelah sempat dikuasai oleh tim Ferrari selama tiga tahun berturut-turut.

Kepastian kemenangan diraih oleh mobil Toyota dengan nomor urut 7 yang dikemudikan oleh trio pembalap andal: Mike Conway, Kamui Kobayashi, dan Nyck de Vries. Mereka berhasil melintasi garis akhir dengan keunggulan waktu yang sangat tipis, hanya menyisakan 10,913 detik dari pesaing terdekat mereka.

Hasil finis yang sangat ketat ini tercatat sebagai salah satu momen penentuan dengan selisih waktu terdekat sepanjang sejarah kejuaraan FIA World Endurance Championship (WEC). Keberhasilan ini sangat dipengaruhi oleh kombinasi kecepatan luar biasa yang ditunjukkan oleh Kobayashi.

Performa gemilang juga ditunjukkan oleh Nyck de Vries yang melakukan manuver menyalip krusial ketika melewati mobil Cadillac nomor 12 di area Tikungan Mulsanne yang terkenal sulit. Aksi ini menjadi kunci untuk menjaga keunggulan di tahap akhir perlombaan.

Kamui Kobayashi menjadi pemegang kemudi terakhir yang membawa mobil Toyota menyentuh garis finis sebagai yang pertama. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan capaian bersejarah, yakni mengamankan kemenangan ke-51 bagi Toyota dalam seri balap FIA WEC.

Posisi runner-up diamankan oleh mobil BMW dengan nomor 20, yang dikendarai oleh Frijns, Rene Rast, dan Sheldon van der Linde. Sementara itu, podium ketiga berhasil dilengkapi oleh mobil Toyota lainnya, yaitu tim nomor 8, yang finis tepat di depan mobil Cadillac V-Series.R nomor 12.

Tim Cadillac nomor 12, yang diawaki oleh Norman Nato, Will Stevens, dan Louis Deletraz, harus menerima kenyataan pahit dan kehilangan peluang juara setelah mendapatkan penalti drive-through pada Minggu pagi. Penalti tersebut dijatuhkan akibat pelanggaran yang dilakukan pada area 'zona lambat' lintasan.

Selain itu, mobil Cadillac #12 juga mengalami hambatan signifikan karena harus menjalani dua kali pit-stop darurat yang menguras waktu berharga mereka dalam persaingan ketat tersebut.

Dalam kategori kelas LMGT3, pembalap asal Indonesia, Sean Gelael, yang tergabung dalam tim BMW M4 GT3 EVO nomor 32, menyelesaikan balapan di urutan ketujuh. Ia berjuang bersama rekan setimnya, Augusto Farfus dari Brasil dan Darren Leung dari Inggris.