bogorplus.idTim SAR dari Jakarta resmi menghentikan sementara proses pencarian korban penambang emas ilegal yang diduga terjebak di kawasan tambang emas PT Antam Tbk, Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Keputusan ini diambil setelah tim tidak menemukan korban di lokasi yang ditunjukkan saksi, serta mempertimbangkan faktor keselamatan akibat gas berbahaya di dalam lubang tambang.

Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna menjelaskan, tim SAR mulai melakukan pencarian pada Selasa (20/1) pukul 14.00 WIB dengan perlengkapan lengkap dan titik pencarian yang telah ditentukan. Namun, kondisi di dalam lubang tambang dinilai sangat berisiko.

“Tim sempat masuk ke lokasi, tetapi jumlah personel dibatasi karena masih terdeteksi gas CO₂. Perwakilan keluarga korban juga tidak diizinkan masuk demi keselamatan,” ujar AKP Ucup saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, tim SAR keluar dari lokasi sekitar pukul 17.00 WIB tanpa menemukan korban. Lokasi yang ditunjukkan saksi tidak menunjukkan tanda keberadaan korban sebagaimana dimaksud.

“Pukul 18.00 WIB kami evaluasi bersama. Hasilnya, pencarian dihentikan sementara karena korban tidak ada di lokasi. Keluarga juga sudah menerima kejadian ini,” kata Ucup.

Ia menegaskan, penghentian pencarian dilakukan murni berdasarkan hasil lapangan.

“Karena memang tidak ada korban di lokasi tersebut,” ujarnya.

Peristiwa ini masih berkaitan dengan misteri kepulan asap yang sebelumnya menggegerkan kawasan tambang emas Antam Pongkor.