bogorplus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor menggelar pelatihan kerja bagi 30 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Program yang didanai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor ini merupakan langkah baru dalam upaya membuka akses lapangan kerja bagi warga.

Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Kantor UPTD Balai Latihan Kerja Kota Bogor, Jalan Pahlawan, pada Rabu (10/6/2026).

Jenal Mutaqin menyatakan bahwa tahun 2026 menandai kali pertama pelatihan CPMI dianggarkan menggunakan dana APBD Kota Bogor.

Selama tiga bulan ke depan, 30 peserta akan menjalani berbagai pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja di negara tujuan.

"Tahun ini menjadi pelatihan perdana yang dianggarkan melalui APBD Kota Bogor. Selama tiga bulan, 30 peserta akan mengikuti pelatihan dan setelah selesai, insya Allah diterima bekerja di perusahaan yang ada di Kuwait, Turki, dan Montenegro yang telah bekerja sama dengan yayasan sesuai pilihan lowongan masing-masing," ujar Jenal Mutaqin.

Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara maksimal saat bekerja di luar negeri.

Jenal Mutaqin menambahkan bahwa seluruh peserta telah melalui proses seleksi yang ketat.

Pendaftaran dibuka sejak Mei 2026, dan jumlah pendaftar tidak terlalu banyak karena berbagai faktor, termasuk kesiapan mental dan izin keluarga.