bogorplus.id– Setelah hampir lima bulan menjalani kegiatan belajar mengajar di tenda darurat, siswa SDN Kencana 1 Kota Bogor akhirnya kembali belajar secara normal.

Rehabilitasi gedung sekolah yang rampung membuat aktivitas pembelajaran kembali berjalan nyaman dan aman bagi ratusan siswa.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa selesainya pembangunan gedung sekolah harus diiringi dengan penataan fasilitas pendukung. Pasalnya, jumlah siswa SDN Kencana 1 kini mencapai sekitar 500 orang.

“Jumlah siswanya sekarang 500, jadi memang harus memikirkan fasilitas lainnya seperti lapangan upacara dan lapangan olahraganya,” ujar Dedie saat meninjau sekolah tersebut, Selasa (16/12).

Dedie menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan memanfaatkan aset milik Pemkot yang berada di depan sekolah. Pemanfaatan tersebut akan dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim).

“Nantinya akan kita jadikan lapangan olahraga dan taman olahraga. Separuh lagi bisa dimanfaatkan untuk Kantor Kelurahan Mekarwangi serta puskesmas pembantu,” katanya.

Dedie menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan tersebut.

Ia meminta seluruh perangkat daerah dan wilayah melakukan verifikasi langsung kepada calon penerima.

“Ini menjadi bagian dari upaya mengurangi kesenjangan. Alhamdulillah, di 2026 kita alokasikan bantuan untuk 2.000 siswa yang tidak diterima di sekolah negeri agar bisa bersekolah di SMP swasta,” tutur Dedie A. Rachim.